Sorry, flash is not available.


Sejak Lahir Menderita Penyakit Jantung Bocor

Namanya Ni Putu Ayu Sari Dewi ( 1.5 ). Sejak lahir ia mengalami penyaki jantung bocor. Gejalanya, ketika ia berumur Satu tahun badannya panas dan batuk-batuk. Oleh orangtuanya, Ayu Sari diajak berobat ke bidan. Setelah diberi obat, panasnya mau hilang tapi batuknya belum reda. Selanjutnya Ayu Sari di bawa ke rumah sakit untuk di-rontegent. Dari hasil analisa rontegent, dokter mengatakan ada kebocoran di jantungnya. Menurut medis tidak ada obatnya. Satu-satunya cara, operasi jantung dengan biaya yang sangat mahal. Namun kedua orangtuanya tidak mau putus asa.

Secara spesifik detak jantungnya keras sekali, sangat terasa jika dipegang. Badannya sering kebiru-biruan dan jika menangis, suaranya nyaris tidak keluar, sesak tersengal-sengal dan nafsu makan sama sekali tidak ada. Sejak Ayu Sari lahir sampai sekarang hanya minum air susu, itupn sedikit sekali.

Setelah melakukan pengobatn dengan ramuan Hsen Chii International, kini nafsu makannya membaik hingga mamp menikmati dan menghabiskan makanan apa saja yang diberikan padanya. Sekarang pembawaan Ayu Sari lebih gembira. Jika ia mendengar musik badannya bergoyang-goyang. Ia juga sudah mulai bisa tertawa dan jika menangis suaranya keras sekali, bebeda dengan yang sebelumnya.

Dulu ketika bangun tidur badannya lemes tidak bertenaga, loyo dan sesak. Karena lemes dia sering bangun siang diatas jam 8 pagi. Setelah mengkonsumsi ramuan Hsen Chii International 3 minggu keadaannya berubah. Ayu Sari bisa bangun lebih cepat sekitar pukul 5 pagi. Waktu bangun tidur ia tidak lagi loyo, tertawanya riang dan bisa bermain sendiri. Jika mendengar suara musik atau lagu tampaknya Ayu Sari juga bisa menikmatinya, ia tertawa-tawa sambil menggoyangkan badannya.

Pertumbuhan badan Ayu Sari sekarang lebih padat dank eras. Rona wajah kemerah-merahan. “Semua orang yang melihat wajah anak kami memuji kesehatan dan kecantikannya. Selain itu tampak menonjol juga keaktifannya dan juga agak nakal. Ini mungkin karena badannya yang sudah fit,” ujar ibunya senang.

Ayu Sari akhirnya kembali memiliki detak jantung yang normal, begitu pula saat bermain dilantai badannya kuat dan tidak mudah lelah. Sewaktu kondisi belum baik, Satu kaleng kecil susu sering dihabiskannya lebih dari Satu bulan. Sekarang Ayu Sari mampu menghabiskan Satu kaleng besar dalam waktu hanya seminggu. “ini peristiwa dan prestasi yang membuat Kami bahagia. Makanan lain seperti nasi kini juga mau disantapnya, Ucap kedua orangtuanya. “ Terimakasih Hsen Chii International anak kami bisa sehat dan ceria kembali. Harapan Kami Ayu Sari bisa tumbuh sehat seperti anak lainnya.”

Koran mingguan Tokoh tanggal 31 Jul – 6 Aug 2005