- Video Streaming
- Akhirnya Kondisi Saya Kembali Baik
- Berkat Hers Kanker Payudara Ibu Wachyuddin Kian Menyusut
- Cabang Jakarta
- Franchise Ozone Therapy
- Infeksi Megasiphalo Virus Terhenti
- Jantung Saya Berfungsi Kembali
- Kegunaan Terapi Ozon
- Keinginan Lama yang Terkabul
- Kurangi Resiko Stroke dengan Terapi Emtech
- Layanan via SMS
- Mengenal Makanan Kesehatan Jangmyong
- Penanganan Stroke Secara Cepat, Tepat dan Akurat
- Pengenalan Terapi Emtech
- Penyebab Gangguan Usus
- Rokok Elektronik Mini
- Selain Merampingkan Tubuh Raymon Tea Meningkatkan Prestasi
- Say No to Cancer
- Talk Show Bali TV
- Tampil Langsing dan Sehat Dengan Beijing Raymond Tea
- Teamy: Selain Melangsingkan Tubuh Menghancurkan Kolesterol
- Traditional Medicine High - Energy Bio Control Therapy
- Diabetes Mellitus
- Gangguan Ginjal
- Jantung
- Kanker
- Berkat Ramuan Hsen Chii Stroke Sembuh Derita Prostat Lenyap
- Efek Samping Terapi Kanker
- Kanker Hidung
- Kanker Pada Pria (Kanker Hati)
- Kanker pada Pria (Kanker Paru)
- Kanker Pada Pria (Kanker Prostat)
- Kanker Pada Pria (Kanker Testis)
- Kanker Rahim
- Kista Di Gusi
- Mengatasi Penyakit Kanker
- Ramuan Hsen Chii Atasi Pembesaran Prostat
- Tumor Lymphe
- Tumor otak
- Liver
- Terapi EEHCP
- Acupuncture Therapy
- Gangguan Pertumbuhan Pada Anak - Anak
- Lupus / SLE
- Kulit Psoriasis
- Ambeien
- Ashma
- Demam Berdarah Dengue
- Hepatitis
- Menstruasi
- Paru-paru
- Virus Toxoplasma
Sorry, flash is not available.
Selamat dari Penyakit Demam Berdarah ( DBD ) Berkat Ramuan Herbal Hsen Chii
Submitted by hsenchii on Fri, 11/23/2007 - 07:38.
Korban sakit akibat demam berdarah hampir merata di seluruh Indonesia, terutama di ibukota, Jakarta. Korbannya terutama anak-anak yang memiliki daya tahan agak rentan. Jumlah mereka yang sakit mencapai puncaknya 2 s.d 3 bulan mendatang. Sekarang pun beberapa rumah sakit di daerah epidemi yang menampung korban DBD hampir tak memiliki ruangan lagi.
Rieska (22) beralamat di Jalan Jaya Giri Denpasar, Bali adalah contoh korban DBD. Ia menderita gejala demam berdarah selama satu minggu, diawali dengan kondisinya terus memburuk. Hal ini disebabkan menurunnya jumlah trombosit dalam darah Rieska. Hingga hari ke-5 jumlah trombosit hanya 35 ribu. “Keponakan saya ini sangat beruntung cepat tertolong dengan ramuan khusus untuk penyakit DBD. Ramuan ini saya dapatkan dari Hsen Chii International,” ujar Bu Ratna yang berupaya mencari obat alternatif untuk keponakannya, Rieska.
Sebelumnya, Rieska merasa badannya panas, sering timbul sakit kepala dan nyerinya terutama sore hari. Jika panas badan menyerang, terasa sampai ke ubun-ubun dan nyerinya luar biasa. “Waktu itu kami pikir, ia terserang demam biasa, lantas diberi obat. Namun kerena gejala terus berlanjut sampai 3 hari berturut-turut, akhirnya Rieska dilahirkan ke RS Sanglah,” ujarnya.Sebelum diopname diketahui ia ternyata terjangkit DBD. Yang mengkhawatirkan adalah jumlah trombositnya hanya 110 ribu, padahal normalnya 450 ribu. Yang menakutkan lagi, meski sudah diberi obatdan cairan infuse, kondisinya masih tetap buruk. Bahkan trombosit darahnya terus drop, dari 110 ribu menurun ke angka 86 ribu di hari pertama di RS Sanglah. Pada hari ke-2, paginya turun lagi menjadi 75 dan sorenya terus menurun hingga 35 ribu.
“Keponakan saya mulai sulit makan dan minum. Perutnya mulai terasa sakit dan menyiksa,” lanjutnya. Menurut perawat, Rieska harus banyak minum agar kondisinya terjaga baik. Namun kata dokter yang merawat, jika kondisinya terus memburuk mungkin harus di infus darah segar. Karena tidak tega melihat kondisi keponakannya, Ratna jadi trauma. Ia teringat penyakit DBD yang pernah dideritanya beberapa tahun lalu sampai nyaris merenggut nyawanya. Akhirnya Ratna teringat Pak Sufendi dari Hsen Chii International. Dikatakannya ada ramuan khusus untuk meningkatkan trombosit darah guna menangkis DBD. “Jawaban ini menenangkan hati saya. Malam itu juga saya beri ramuan tersebut sebanyak 2 jenis pada Rieska. Saya khawatir menunggu sampai besoknya, karena Rieska juga sulit tidur karena terus demam dan sakit kepala. Ramuan itu saya minumkan tiap 2 jam sekali. Mulai pk.10.30, pk.12.30, pk. 14.30 dini hari,” jelasnya.
Sungguh ajaib, esok paginya ketika diperiksa darahnya trombosit Rieska sudah diatas 80 ribu. Padahal Rieska baru mengkonsumsi ramuannya 4 kali. Pada siang hari ternyata ia diperbolehkan pulang oleh dokter. Sakit kepala dan panasnya juga sudah reda,” lanjut Ratna. “Pagi itu perut saya terasa lapar, dan langsung bisa makan dan minum. Padahal 2 hari di rumah sakit kehilangan nafsu makan,” imbuh Rieska senang. Tujuh hari berselang setelah keluar dari rumah sakit Rieska pun masuk kerja seperti biasa. –adv / ard
Ramuan Hsen Chii International sangat aman diminum karena sudah terdaftar di Departemen Kesehatan RI No. ML.862707004015. Samasekali tidak ada efek sampingnya. Hsen Chii siap mengatasi berbagai penyakit. Hubungi konsultan senior Hsen Chii, Mr. Chai di Jalan Nusa Penida 26, Denpasar. Telepon (0361) 225388, 264688 dan 7491128 pukul 09.00-18.00. Hari besar/Minggu tutup.
Recent Comments
21 weeks 6 days ago
21 weeks 6 days ago
23 weeks 2 days ago
24 weeks 5 days ago
26 weeks 4 days ago
26 weeks 5 days ago
26 weeks 5 days ago
26 weeks 5 days ago
27 weeks 4 days ago
28 weeks 1 day ago