Sorry, flash is not available.


Jantung Koroner Ternyata Ada Obatnya

I Nyoman Noja (63), bapak 5 anak dan 9 cucu ini termasuk dari sedikit orang yang beruntung dapat mengobati penyakit jantungnya. Bertahun-tahun ia menderita penyakt jantung akut. Wajahnya pucat, tidak bertenaga, sulit berjalan, selalu berdiam di tempat tidur. “Saya hidup seperti orang mati layaknya,” ungkap Pak Nyoman.

Penyakit jantungnya memiliki riwayat 10 tahun. Sempat opname di rumah sakit di Karangasem 2 kali, masing-masing 10 hari. Saran dokter jantung operasi bypass jantung di Surabaya, ditolaknya. “Saya dan keluarga belum berunding sebab operasi jantung ini membutuhkan biaya hampir 100 juta,” ujarnya.

Awal Februari 2005, penyakit jantung Pak Nyoman kumat. Bolak-balik, sampai 9 kali ke dokter dan selalu diberi obat yang sama. Belum habis obatnya, kumat lagi. Kemudian diganti obat baru. “Obatnya kadang ditambah atau dikurangi. Walaupun saya tetap makan obat kambuhan nyeri di jantung tetap. Tiap hari sakitnya timbul 2 kali, kadang pagi atau sore. Sering nyeri di dada kiri. Kondisi lemas, badan tambah kurus muka kopong tidak berdaging, tangan layu bergelantungan seakan tanp sepotong dagingpun. Kulit leher dan kulit kepala bergelambir dan betis seakan hanya tinggal tulang. Di ranjang , tetapi mata tidak bisa dipejamkan,” papar Pak Nyoman.

Pada suatu malan Pak Nyoman dan keluarga melihat tayangan di Bali TV dan mendengan kesaksian seorang wanita yang sembuh dari sakit jantung bocor. Padahal dokter di Prancis sudah memvonis meninggal tahun 2005 ini. “Dari Karangasem saya berangkat ke Denpasar menemui Mr. Chai, Hsen Chii International diantar anak saya. Setelah memakai ramuan Hsen Chii International hanya dalam waktu seminggu, jantung saya berhenti sakitnya,” ujar Pak Nyoman. Setelah satu bulan ia bisa berjalan kaki 1 jam penuh tanpa kelelahan dan serangan sakit jantungnya tidak pernah kambuh lagi.

Dalam tempo 3 bulan (dalam Edisi 344 Minggu lalu tertulis “3 hari” seharusnya “3 bulan”. Dengan kesalahan tersebut telah diralat – Red.) berobat pada Mr. Chai, kondisi Pak Nyoman stabil. “Saya tiap hari lari di tempat 3000 kali hitungan, gerakan memutar tangan 2000 kali hitungan. Selain itu tiap hari 2 km dan naik tangga lebih kurang 20 undagan. Napas saya tidak sesak atau tersengal-sengal,” katanya.

Kini Pak Nyoman bebas beraktivitas sesuai keinginannya tanpa batasan dan tanpa ketakutan yang berlebih. Sekarang berat badannya meningkat dari 74 kg menjadi 80 kg. Lengan dan betis keras berisi. “Ini benar-benar berkah bagi kehidupan saya,” ujarnya.

“Bapak sekarang suka berjalan pagi dan olahraga sore. Kami sebagai anak sangat gembira melihat perkembangan kesehatan beliau, setelah mengkonsumsi ramuan Hsen Chii International,” ujar putri sulungnya yang ikut mengantar Pak Nyoman ke tempat Mr. Chai.

Ramuan Hsen Chii International sangan aman untuk dikonsumsi/diminum karena sudah terdaftar di Departemen Kesehatan RI No ML.862707004015. Untuk informasi lebih lanjut hubungi atau datang ke Hsen Chii International, Jalan Nusa Penida 26, Denpasar , telepon (0361) 225388 dan 7435886 pukul 10.00 – 18.00. Di atas pukul 17 wajib daftar. Hari besar/Minggu tutup. – adv/ard

TOKOH 7 31 Juli – 6 Agustus 2005