Sorry, flash is not available.


Mengatasi Penyakit Kanker

SIARAN Interaktif Kesehatan TOKOH dan Radio Global 99.15, Minggu (11/17), menghadirkan nara sumber Konsultan Senior Hsen Chii International Drs. Sufendi T. alias Mr. Chai, dengan topic “Bagaimana mengatasi Penyakit Kanker”. Berikut petikannya.

Sufendi :
Masih ada kebingungan, penyebab kanker itu apa. Dari pengobatan Cina yang sudah memiliki sejarah 5.000 tahun kanker adalah sel yang berubah dan bermutasi, kemudian tumbuh ganas, menyerang organ tubuh. Prinsip pada dasarnya, kanker pakibat racun atau radiasi yang menyebabkan sel berubah, kemudian menghancurkan sistem kekebalan tubuh. Semua penyakit ada obatnya. Masalahnya, masyarakat cenderung ke medis Barat. Medis Barat masih meragukan penyembuhan kanker. Yang ada di sana tiga terapi. Operasi/pengangkatan, radiasi, meracuni sel dengan kemoterapi. Sel kanker itu muncul akibat adanya racun, atau radiasi, pencemaran. Tubuh kita terbebani racun yang menumpuk, mungkin dari makanan, air, pencemaran. Karenanya yang kita harus perbaiki sistem antibodi untuk membersihkan dan mengeluarkan racun dari tubuh. Dengan demikian, siapapun siapapun dapat memproteksi tubuhnya dari sel kanker, mengurangi resiko kanker atau mempercepat penyembuhannya. Jadi operasi bukan satu-satunya cara. Kadang akibat kemoterapi, karena racun yang masuk pasien mual, muntah, HB turun. Cara yang paling bagus, memperkuat antibodi dengan tetap mengutamakan pengobatan medis Barat, tanpa meninggalkan pengobatan lain. Kanker banyak diidap orang menjelang usia 40 tahun atau 40 tahun lebih. Di Cina, wanita menjelang 40 tahun dianjurkan mengambil getah vaginyannya untuk dicek, mengandung sel kanker, bibit kanker, atau tidak. Mencegah harus dilakukan sejak dini. Banyak anak umur 10, 12 tahun menderita kanker. Mungkin karena factor lingkungan. Orang Cina banyak menderita penyakit kanker nasopharinx, orang Jepang kanker lambung, wanita Amerika kanker payudara, yang tinggal di lingkungan perokok berat banyak terkena kanker paru-paru. Semua itu terkait habitat dimana mereka hidup, bagaimana gaya hidupnya.

Hsen Chii International bagian pengobatan menyeluruh atau seutuhnya. Selama ini kita sering berfikir, pengobtan Barat itu rujukan utama, dan itu tidak salah. Tetapi ada kelemahannya. Kalau kepala sakit harus dicari apa ada masalah lain, apakah sarafnya bermasalah, apakah ada tumor, mungkin dilakukan operasi, tetapi bisa tumbuh kembali. Maka perlu dilakukan kemoterapi. Tetapi tubuh manusia kadang tidak bisa menyesuaikan diri dengan kemo, akibatnya bukan sembuh malah fatal. Selain pengobatan Barat yang utama, perlu diberikan terapi komplementer, yang meningkatkan antibodi, memperbaiki kinerja tiap organ untuk membuang racun dari tubuh. Antibodi bisa menghilangkan induk kanker.

Tumor, segala sesuatu yang membenjol dalam tubuh. Ada tumor jinak, tidak bermasalah, ada tumor beranak-pinak. Kanker cenderung lebih ganas, gampang menyusup ke seluruh jaringan tubuh. Tumor hanya ada satu tempat atau dibeberapa tempat. Kanker jauh lebih mengganas.

Maria, Denpasar :
1.Suara saya ini sudah maksimal. Ini saya alami setelah kelenjar gondok saya diangkat karena tumor ganas. Menurut dokter, suara saya mungkin bisa pulih dalam jangka waktu 6 bulan setelah operasi, tetapi tidak bisa 100%. Apakah Pak Sufendi punya obat yang membantu pemulihan suara saya?
2.Saya sekarang mengkonsumsi thyrax 100mg. Dokter bilang seumur hidup saya harus mengkonsumsinya, karena kedua kelenjar gondok saya sudah diangkat, sehingga tidak bisa memproduksi kelenjar sendiri. Saya mendapat obat Cina, cordycep mycelium. Saya tidak tahu persis menfaatnya, tetapi harapan saya cukup besar untuk pulih dan supaya tumor ganas saya tidak tumbuh lagi saya minum saja capsul itu.
3.Apakah tumor dan kanker ada faktor gen keturunan?

Sufendi :
Faktor keturunan berperan penting.
Namun masih ada factor pemicunya. Pemicunya, antibody menurun. Tiap orang punya penangkal bakteri, virus, kotoran dari cuaca, makanan. Gaya hidup tidak sehat bisa jadi pemicunya.
Daging merah berlebihan, makanan yang ekstra pedas dan ekstra berminyak, salah satu penyebab menurunnya daya kekebalan tubuh.
Saat itulah bibit kanker lebih mungkin muncul menyerang. Suara Bu Maria bisa pulih, tetapi tdak bisa dibiarkan tubuh ibu bekerja tanpa bantuan. Makanan, olahraga, bisa membantu. Perlu diberi nutrisi, pembantu, untuk memperbaiki sel yang rusak. Nutrisi, bisa berupa ramuan tumbuh-tumbuhan yang tidak meracuni tetapi memperbaiki daya hidup sel. Cordycep ditemukan di masyarakat Cina ribuan tahun lalu. Di Barat tahun 1955. Proff Kenning Hamm, Jerman, menemukan cordycep tumbuhan dari ulat mati yang ada di atas permukaan laut. Itu obat pertama antibiotic alamiah untuk menyembuhkan TBC.
Bagus untuk memperpanjang napas, memperbaiki paru-paru, juga untuk bronchitis, asma, dsb. Walaupun namanya sangat baik, kualitasnya perlu dipertimbangkan. Mycelium itu yang tidak bagus. Akhirnya, efektifnya 5 sampai 10%. Bu Maria harus mencari cordycep terbaik. Untuk mendapatkannya, hubungi saya.

Thyrax, pengganti hormone. Dokter lebih tahu kenapa itu diberikan. Tetapi jangan lupa tubuh manusia dapat beradaptasi dengan lingkungannya, dapat memperbaiki kondisinya, kalau diberi nutrisi.

Maria, Denpasar :
Saya tahu menderita tumor, setelah hidup sebagai vegetarian lebih dari 3 tahun, daging, ikan laut, saya tidak makan, hanya mengkonsumsi tahu, tempe, telur. Saya dapat informasi, tumor dan kanker saat dicek di patologi, disedot, itu malah membangkitkan sel tumor atau kanker. Apa itu betul?

Sufendi :
Ada pandangan, setelah ditangani dokter, disedot, pasti kankernya malah menyebar. Anggapan itu salah. Yang dibiopsi itu sebagian kecil, sebagai sample, ditusuk jarum, Cuma luka kecil. Pihak patologi perlu mengetahui ganas tidaknya, untuk menentukan kekuatan obatnya. Terhadap yang agak parah, pengobatan paling baik keduanya dijalankan. Operasi untuk menghilanggkan sel kankernya, tetapi jangan lupa kanker bisa timbul akibat daya tahan menurun. Jika daya tahan tidak diperhatikan walaupun berkali-kali dioperasi, akan muncul kembali. Kanker bisa dicegah, bisa diobati. Bahkan sampai stadium I, II, III. Kami sudah dapat ramuan dari China dan Jepang, namanya China No. 1 TXL yang dirancang dokter professor khusus untuk melawan kanker. Di China dan di Jepang juga dipakai sebagai obat komplementer untuk melindungi pasien pada penanganan pasca operasi, pasca kemoterapi. Obat itu telah dipakai 10 tahun, telah lulus setifikasi FDA dengan tingkat penyembuhan 80% efektif.

Made Suarnaya, Gianyar :
Kalau mau kontak langsung Pak Sufendi di mana alamatnya?

Sufendi :
Di jalan Nusa Penida No 26 Denpasar – telepon 225388, 7435886 atau HP: 0818833989.

Antonius, Tabanan :
1.Apakah orang vegetarian yang menderita kanker, terus vegetarian atau tidak, karena mereka memerlukan zat-zat berfaedah; kalau vegetarian ‘kan monoton? 2. Apakah harga obat Hsen Chii bisa lebih terjangkau? 3. Memeriksakan penyakit, ke dokter dulu atau ke pengobatan alternative dulu?

Sufendi :
Vegetarian membuat tubuh orang terhindar dari limbah racun dari makanan, terutama daging. Daging merah mengandung zat yang merugikan tubuh. Yang terbaik mengkonumsi 50% biji-bijian, 5 sampai 10% daging putih, 30% sayur 10% di antaranya sayur mentah. Lainnya lauk lain atau buah. Vegetarian hanya tahu, tempe, telur itu salah. Soal harga relative. Pengobatan secara medis, kalau masuk RS, menjalani kemoterapi, bisa Rp. 30 juta, itu satu seri, 24 x. Kadang perlu 3 seri, Rp. 90 juta, jadi juga tidak murah. Ke dokter atau pengobatan alternative dulu, yang baik jalan tengah. Yang bisa memeriksa teliti itu pihsk medis, karena punya peralatan canggih. Saya pun bisa mendeteksi, engan melihat auranya, tanda di fisiknya, apakah sakit ginjal, kanker, dsb. Periksa dulu secara medis. Dari situ kita tahu apakah tumor atau kanker, tumor jinak atau ganas. Kepastian harus ke laboratorium. Kita tidak boleh menghindari dokter. Saya buka klinik di Surabaya, juga bekerja sama dengan dokter. Pengobatan alterntif juga perlu bagi pasien yang akan menjalani pengobatan medis, misalnya agar tubuh sehat menjelang kemoterapi.

Anton , Klungkung :
Apakah bapak membuat ramuan sendiri?

Sufendi :
Sinshe atau dokter Cina kuno, meracik obatnya sendiri. Saya cara modern, mempelajari medis Cina seperti aura, dan tiap tahun selalu mencari obat baru di Cina. Jadi yang menganalisa dan memberikan obat, dengan orang yan membuat obat harus dipisahkan. Obat dari saya itu tidak dijual di luar, ada yang berbentuk pil, kapsul, dll. Jika kami meracik sendiri, kualitasnya bisa terganggu. Untuk menjamin kualitas perlu peracik professional lengkap laboratoriumnya.

TOKOH 5 18-24 JULI 2004

Angel, pontianak

Ibu saya sekarang menderita penyakit kanker payudara,setelah didiagnosa mengalami penyakit itu, ibu saya dioperasi di ptk dan dikemoterapi, sudah kemoterapi dijakarta oleh dokter dari negara cina tapi kondisi ibu saya malah semakin lemah, dan dia berhenti kemo,menurut dokter ibu saya harus gimana?? dan jika dr. da obatnya, obat pa yg cocok dan berapa harganya utk menghilangkan penyakit itu???tlg dibls dr.

Konsultasi langsung

Anda sebaiknya konsultasi langsung dengan sinse kami di nomor O818833989 atas nama Pak Sufendi (Mr.Chai ).
Terima Kasih