Sorry, flash is not available.


Penyakit Lupus Tak Kenal Lawan dan Kawan

Guna mempertahankan tubuh dan kuman yang masuk, biasanya tubuh manusia membentuk antibodi (zat anti). Tetapi, pada beberapa orang, produksi zat anti ini bisa berlebihan dan malah menyerang tubuh sendiri. Maka, terjadilah penyakit lupus.


Bercak merah pada pipi akibat SLE.
Courtsey: wwww.visualdxhealth.com

Nama lengkap penyakit lupus adalah systemic lupus erythematosus (SLE). Penyakit sistematik merupakan penyakit yang tidak hanya mengenai satu organ. Sedangkan lupus dalam bahasa Latin berarti anjing hutan atau serigala. Dan erythematosus berarti kemerahan. Dulu penyakit tersebut diberi nama demikian karena salah satu gejalanya adalah kemerahan pada pipi yang mirip gigitan serigala.

Lupus termasuk penyakit autoimun, artinya pada penderita penyakit ini, sistem kekebalan tubuh yang dimilikinya tidak mengenal mana kawan dan mana lawan sehingga merusak sel tubuh sendiri yang semestinya dilindunginya. Pada keadaan normal tubuh membentuk antibodi untuk memerangi atau merusak kuman. Tetapi pada penderita lupus, produksi zat antibodi ini berlebihan dan malah menyerang berbagai organ tubuh sendiri, seperti menghantam kulit, trombosit (lempeng kecil dalam darah), sel darah merah, ginjal, dll.

Dalam banyak kasus, penyebab penyakit SLE tidak diketahui. Namun ada berbagai hal yang diperkirakan sebagai penyebabnya, antara lain obat-obatan tertentu, terlalu lama terkena sinar matahari, atau akibat infeksi.

SLE sering ditemukan pada wanita muda yang masih produktif berusia antara 15-25 tahun dan jarang menyerang anak di bawah usia 5 tahun. Sampai sekarang tidak diketahui mengapa penyakit ini banyak menyerang wanita. SLE dapat menurun, tetapi bukan termasuk penyakit keturunan. Artinya, belum tentu anak seorang penderita lupus akan menderita lupus juga. Dan kalau penyakit ini menurun, biasanya muncul pada anak wanita.

Metode Penanganan Lupus
Biasanya penderita lupus(SLE) ditangani dokter penyakit dalam ahli penyakit darah (internist hematologis). Selain itu tergantung pada kelainannya, penderita SLE juga dapat ditangani oleh dokter ahli dalam ahli lain. Misalnya, dokter ahli penyakit dalam ahli penyakit ginjal, kalau manifestasi penyakitnya pada ginjal.

Ada beberapa metode penanganan penyakit SLE. Salah satunya adalah dengan obat. Obat yang dipakai untuk menyembuhkan penyakit ini, seperti halnya obat-obatan untuk penyakit-penyakit lain, memiliki efek samping. Walaupun begitu, obat-obatan itu harus tetap dipakai, karena manfaatnya jauh lebih banyak. Pengobatan biasanya berlangsung berbulan-bulan. Dan kalau pengobatan dihentikan sebelum selesai, penyakit sering kali kambuh.

Sebagian besar penderita SLE memerlukan obat prednisone, yang termasuk obat-obatan kortikosteroid, yang dapat mengurangi peradangan seperti radang sendi (artritis) dan radang selaput dada (pleuritis). Setelah beberapa waktu obat diminum setiap hari, dokter akan mengubah cara pemberian obat. Obat-obatan kortikosteroid akan diberikan dua hari sekali dan bukan setiap hari. Obat-obatan tersebut dapat diminum dalam bentuk tablet atau dengan suntikan.

SLE juga dapat diobati dengan aspirin. Ini tidak hanya berfungsi sebagai penghilang rasa sakit. Kalau digunakan secara teratur sesuai anjuran dokter, obat ini dapat mengatasi demam, radang selaput dada, dan sakit pada persendian.

Akan tetapi, sebaiknya penderita menghentikan pemakaian aspirin seminggu sebelum menjalani operasi, karena obat ini dapat menghambat pembekuan darah. Kalau obat ini dikonsumsi dengan makanan atau susu dapat mengobati sakit perut yang dialami beberapa penderita yang tidak tahan terhadap aspirin.

Biasanya penderita SLE hanya memerlukan pengobatan jalan. Tetapi kalau gejala yang terjadi sudah cukup parah, misalnya terjadi perdarahan dimana-mana (mimisan, gusi berdarah, haid terlalu banyak), penderita anemia (berkurangnya sel darah merah) berat, atau gangguan ginjal berat, penderita mesti dirawat di rumah sakit untuk sementara waktu.

Hal penting yang harus diingat, begitu penderita menjalani program pengobatan, ia harus menjalankannya hingga tuntas. Program pengobatan ini tidak boleh diganti atau dihentikan tanpa anjuran dokter. Pengobatan yang putus di tengah jalan dikhawatirkan dapat menyebabkan penyakit ini semakin parah.

Di samping itu, penderita SLE juga dianjurkan untuk menjalani istirahat yang cukup. Misalnya, tidur malam sekurang-kurangnya 8-10 jam dan tidur siang yang cukup, terutama pada minggu-minggu atau bulan-bulan pertama setelah serangan. Sebaiknya penderita juga menghindari terik sinar matahari.

Artikel terkait:
Lupus ( SLE ) Sembuh Berkat Ramuan Hsen Chii

lupus

apakah lupus ini bisa sembuh dng ozon, bila harus menjalani therapi ozon ini apakah obat minum masi tetap dikonsumsi? terima kasih

Lupus bisa disembuhkan

Selamat siang Agustine,
Lupus bisa disembuhkan dengan terapi Ozone. Sel radikal bebas yang mengganggu sel aktif akan dibersihkan dengan Ozon, sedangkan untuk memperbaiki antibodi (sistem kekebalan tubuh) perlu diberikan herbal. Namun apabila anda sudah menjalani perawatan medis, obat medis tetap bisa dikonsumsi selama masa terapi karena sifatnya yang komplementer. Sangat optimal hasilnya jika Anda memadukan herbal dengan Ozon.

Untuk informasi lebih jelas, Anda bisa menghubungi sinse kami Mr. Chai (0818833989).

Regards,
Kusnadhi

gmn???

kita tau bahwa itu tuh lupus gmn???dengan biopsi kah ato dilihat dari hasil lab saja ato gmn??? penyembuhannya untuk mengurangi dampaknya saja n tidak menyembuhkan y???

konsultasi langsung

Selamat Siang,
Untuk informasi yang lebih lengkap tentang penyakit lupus dan bagaimana pengobtannya,
Anda sebaiknya konsultasi dulu dengan sinse kami di nomor 0818833989
atas nama Pak Sufendi ( Mr. Chai ).
Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap lagi.
Sebagai tambahan informasi, di klinik kami terdapat 2 terapi yaitu :
terapi ozon dan terapi EEHCP.
Untuk biaya 1x terapi ozon = Rp. 1.500.000 ( tidak termasuk obat )
Untuk Biaya 1 x terapi EEHCP = Rp.300.000 ( tidak termasuk obat )
Untuk konsultasi tidak dikenakan biaya.
Fungsi dari terapi ozon adalah untuk membersihkan darah.
Fungsi dari terapi EEHCP adalah untuk memperlancarkan pembuluh darah.
Alamat klinik kami :
Bali Heart Care Center / Hsen Chii-int
Jalan Pulau Nusa Penida No.26 Denpasar
( Selatannya Rumah Sakit Sanglah )
Telp : (0361) 225388 / (0361) 240855
Fax : ( 0361) 264688
Terima Kasih.

Best Regards

mau nanya untuk wilayah

mau nanya untuk wilayah mataram apakah sudah ada untuk terapi ini...?

Cabang terdaekat untuk Mataram

Slamat siang Pak Arie,
Untuk wilayah Mataram kami belum buka cabang, Anda bisa langsung datang ke Jalan Nusa Penida No. 26 Denpasar - Bali Telp. 0361-225388; 0361-7491128 Fax. 0361-264688. Anda dapat melakukan konsultasi GRATIS pada hari Senin - Sabtu dari jam 09.00 - 18.00 WITA.

Untuk informasi lebih jelas, Bapak bisa menghubungi sinse kami Mr. Chai (0818833989).

Terima kasih telah menghubungi Hsen Chii International

Regards,
Kusnadhi